Skip to main content

Tips Mengelola Keuangan Rumah Tangga Secara Baik

Masalah keuangan merupakan hal yang paling umum dialami oleh keluarga, apalagi bagi keluarga yang masih dalam tahun – tahun pertama dalam menjalani berumah tangga. Belum lagi apabila anak tak lama kemudian hadir di tengah – tengah anda dan pasangan anda. Namun benarkah masalahnya terletak dari besar kecilnya pendapatan keluarga?

Mengelola keuangan pribadi tentunya akan berbeda dengan mengelola keuangan dalam rumah tangga. Apalagi anda saat ini tidak sendirian lagi dan harus perlu menanggung kehidupan dari istri dan anak – anak anda. dimana semuanya tidak lah disamakan dengan zaman dulu. Terutama bagi seorang istri, baik istri bekerja atau tidak pasti akan mendapatkan pemasukan yang didapatkan dari suaminya untuk mengelola kebutuhan rumah tangga. Oleh karena itu, seorang istri haruslah bisa mengelola keuangan dalam rumah tangga. Cara pertama  dan utama untuk melakukan pengelolahan rumah tangga adalah dengan mencatat segala pemasukan dan juga pengeluaran.

Sebenarnya mengatur keuangan dalam rumah tangga tidaklah sesulit dari apa yang dibayangkan. Hal yang perlu anda lakukan adalah dengan melakukan komunikasi yang baik mengenai masuk dan keluarnya uang dan harus disampaikan secara jujur, dan apa adanya serta transparan tanpa ada yang harus disembunyikan. Dengan hal tersebut, akan membuat lebih mudah atau gampang ketika ada rasa saling percaya sudah terbangun dan terjaga antara satu sama lainnya. meskipun itu anda memiliki uang yang sedikit atau banyak bukan menjadi masalah, asalkan anda mampu mengatur dengan cermat dan tepat. Apabila anda ingin mengetahui cara yang tepat untuk mengatur keungan rumah tangga, sebaiknya anda mempelajari beberapa langkah berikut ini.

Tips Sukses Mengelola Keuangan Rumah Tangga


  • Buat Proyeksi Pemasukan dan Anggaran Pengeluaran

Langkah pertama yang paling utama dan paling mendasar yaitu dengan membuat proyeksi pemasukan dan juga anggaran pengeluaran dalam rumah tangga. Hal ini yang membuat anda ketika menjelang akhir bulan anda harus duduk berdua dengan pasangan anda serta bersama – sama dalam mencatat proyeksi segala pemasukan dan juga mendaftarkan alokasi pengeluaran yang seharusnya dianggarkan, untuk bulan – bulan berikutnya.

Penghasilan anda dan pasangan anda mungkin bisa saja tidak rutin, tetapi mengenai pencatatan dan penganggaran ini harus tetap dilakuakan secara rutin. Tanpa cara yang pertama ini, setiap bulannya rumah tangga anda akan keteteran dengan segala pengeluaran yang mungkin kadang tak terduga. Kalau ternyata pemasukan anda lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran, anda dapat berpikir kreatif untuk mencari penghasilan tambahan atau juga dapat dengan memperkecil pengeluaran.

  • Susunan Persentase Masing – Masing Alokasi Pengeluaran

Prinsip terpenting ketika hendak menyusun persentase alokasi pengeluaran yaitu tetap mengutamakan kewajiban atau kebutuhan. Sederhanya dengan alokasi yang disarankan yaitu misalnya sebagai berikut:

  1. Pengeluaran rutin, misalnya adalah dengan belanja berupa makanan dan juga transportasi setiap harinya.
  2. Tagihan rutin, misalnya adalah berupa sewa rumah, bayar listrik, bayar air, bayar telepon dan asuransi.
  3. Pengeluaran tan terduga, misalnya berupa pendaftaran sekolah, biaya pengobatan, dan juga sumbangan undangan.

Yang tetap perlu diingat adalah bahwa cara yang terbaik untuk mengendalikan keuangan rumah tangga anda yaitu dengan membuat anggaran dan juga menjalankannya secara disiplin. Anda tidak perlu membuat rancangan anggaran yang rumit, namun cukup dengan membuat rancangan anggaran yang sederhana sehingga mampu membantu dan mengetahui uang yang masuk dan uang yang keluar di dalam rumah tangga anda. sehingga akan terlihat dan menjukkan kemampuan dalam menghabiskan atau  juga menyisakan uang pada tiap bulannya. Dengan pembukuan yang sederhana ini, tentunya juga mampu membantu menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran, dan anda bisa menyisihkan untuk tabungan.

  • Tentukan Prioritas Pengeluaran

Langkah berikutnya untuk mengatur keuangan rumah tangga anda adalah dengan menentukan prioritas pengeluaran uang anda mulai dari kebutuhan yang penting dan mendesak. Hal inilah sangat penting anda lakukan untuk membuat keseimbangan tentunya yang tepat antara pemasukan dan juga pengeluran serta membuat tabungan.

Dimana harus memutuskan kebutuhan mana yang benar – benar dibutuhkan dan kebutuhan apa yang hendak diinginkan. Sebab batasan antara keinginan dan juga kebutuhan sangat lah tipis sekali. Memang kedua hal tersebut terlihat sangat mirip, bahkan terkadang hanya keinginan berubah menjadi kebutuhan. Sehingga banyak orang yang salah mengartikan keinginanya adalah suatu kebutuhan, padahal tentunya tidak semua keinginan merupakan suatu kebutuhan.

Dalam membuat prioritas kebutuhan perlu adanya kejujuran. Anda tetap harus jujur apakah barang yang hendak anda beli merupakan benar – benar kebutuhan atau hanya silauan mata sekejap. Cara yang mudah untuk membedakannya adalah anda dapat membuat daftar antara kebutuhan dan juga keinginan. Ketika setiap kali anda untuk memenuhi salah satunya, beri tanda bahwa kebutuhan atau keinginan tersebut telah tercapai. Tetap anda usahakan untuk memenuhi kebutuhan terlebih dahulu, selanjutnya baru memenuhi keinginan tetapi tetap jangan sampai berlebihan.

  • Bayar Hutang dan Cicilan

Alokasi pertama yang harus segera lakukan yaitu dengan membayar cicilan hutang atau cicilan anda. apabila anda memiliki hutang sebaiknya segera untuk melunasinya secara tepat waktu dan tentunya dengan jumlah yang tepat. Sehingga dengan demikian , anda bisa terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu untuk dikeluarkan di bulan selanjutnya. Tentunya anda tidak ingin gagal dalam menyekolahkan anak anda ke jenjang yang lebih baik dan lebih tinggi hanya karena kehabisan simpanan untuk membayar hutang yang tidak habis – habisnya karena ada bunga di dalamnya.

  • Selalu Memiliki Dana Darurat

Dana darurat merupakan dana yang memang dikhususkan untuk keperluan – keperluan yang darurat atau tak terduga, misalnya perawatan medis yang mendadak, kehilangan pekerjaan, biaya sekolah dan lain sebagainya. coba anda bayangkan apabila suatu kondisi ada kejadian mendadak yang tidak anda inginkan, namun saat itu anda tidak memiliki uang simpanan sehingga akibatnya adalah kesulitan dalam hal keuangan anda.

  • Pisahkan Rekening

Pada dasarnya, dari seluruh alokasi dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu konsumsi dan non konsumsi atau simpanan. Pada masing – masing kelompok alokasi, coba anda pisahkan dengan rekeningnya. Gunakan dana yang berada dari rekening konsumsi untuk digunakan alokasi yang memiliki sifat konsumtif misalnya adalah keperluan rumah tangga, utilitas rumah dan juga kebutuhan operasional. Dengan menggunakan rekening yang dipisah tentunya akan membuat dan membantu anda serta pasangan anda untuk lebih disiplin tidak mengganggu dan simpanan yang memang telah dialokasikan untuk kebutuhan dalam jangka panjang, yaitu misalnya dana darurat atau investasi guna untuk kebutuhan masa depan anda dan keluarga anda.

  • Jangan Lupa Berbagi

Tips Mengelola Keuangan Rumah Tangga Secara Baik

Cara yang paling mudah dan dijamin keberhasilannya adalah anda jangan lupa untuk tetap berbagi terhadap sesama. Berbagi kepada orang lain yang tidak mampu tentu sudah menjadi kewajiban atau hal baik dalam segala agama. Karena dengan anda berbagi sekecilpun karena memang ikhlas, maka kemudahan riski anda akan senantiasa tercukupi.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close