Skip to main content

Gurindam Adalah: Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya

Gurindam adalah bentuk puisi lama yang terdiri dari dua bait, tiap bait terdiri dari dua baris kalimat dengan rima yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh.

Gurindam dulunya dibawa oleh orang Hindu atau pengaruh sastra Hindu. Gurindam berasal dari bahasa Tamil (India) yaitu Kirindam yang berarti mula-mula amsal, perumpamaan.

Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

Pengarang gurindam yang terkenal adalah Raja Ali Haji, saudara sepupu Raja Ali yang menjadi raja muda di Riau (1844-1857). Gurindam 12 pasal karya Raja Ali Haji yang terkenal berjudul "Gurindam Dua Belas".

Pengertian Gurindam


Pengertian gurindam adalah karya sastra lama yang berbentuk puisi yang terdiri dari dua baris kalimat yang memiliki ritma atau sajak yang sama.

Gurindam sendiri memiliki lebih dari satu bait yang terdiri dari dua baris tiap baitnya. Baris pertama pada gurindam merupakan baris syarat, masalah, persoalan atau perjanjian dan baris kedua merupakan jawaban atau akibat dari masalah atau hal yang terjadi pada baris pertama.

Gurindam berbeda dengan pantun. Gurindam hanya memiliki dua larik pada satu bait pantun sedangkan pantun memiliki empat baris dalam tiap bait. Dalam gurindam, kalimat antar baris saling berkaitan.

Sebenarnya gurindam merupakan satu kalimat majemuk utuh yang memiliki hubungan sebab akibat.

Ciri - Ciri Gurindam


  • Gurindam terdiri dari dua baris tiap baitnya.
  • Tiap baris memiliki jumlah kata antara 10-14 kata.
  • Tiap baris memiliki hubungan sebab akibat.
  • Tiap baris memiliki ritma atau bersajak A-A, B-B, C-C, dst.
  • Isi atau maksud dari gurindam ada pada baris kedua.
  • Isi gurindam biasanya berupa nasehat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.

Macam - macam Gurindam dan Contohnya


Apabila dilihat dari barisnya, ada dua macam bentuk gurindam, yaitu gurindam berkait dan gurindam berangkai. Berikut penjelasan mengenai pengertian dan contoh gurindam.

1. Gurindam Berkait


Gurindam berkait adalah gurindam yang bait pertamanya berhubungan dengan bait berikutnya dan juga pada bait seterusnya.

Contoh Gurindam Berkait:

Agar tidak melukai perasaan temanmu
Sebelum berbicara pikir dulu
kalau berbicara semaumu
tentulah banyak orang yang membencimu

Barang siapa tidak memiliki agama
Pastilah sesat hidupnya di dunia.

Barang siapa yang hidupnya tidak ingin sesat di dunia dan akhirat
Maka cepat-cepatlah bertaubat sebelum terlambat

2. Gurindam Berangkai


Gurindam berangkai adalah bentuk gurindam yang memiliki kata yang sama di setiap baris pertama baitnya.

Contoh Gurindam Berangkai:

Temukan apa yang dimaksud sahabat
Temukan apa yang dimaksud maksiat
Janganlah menjadi orang yang memelas
Nanti kamu menjadi orang yang malas

Barang siapa tinggalkan sholat
Akan menuntun ke perbuatan maksiat
Barang siapa melakukan perbuatan maksiat
Pasti akan disiksa di akhirat

Jika bekerja tidak berhati lurus
Pikiran akan menjadi tergerus
Jika pikiran selalu tergerus
Pikiran tak karuan tubuh menjadi kurus

Apabila selalu mencela orang
Tandanya dia bermain curang
Jika Anda bermain curang
Tentulah lawan menjadi berang

Masa lalu biarlah berlalu
Masa depan teruslah kau pacu
Apabila anak tak diajari ilmu agama
Pastilah anak menjadi tercela
Lestarikan alam kita
sebelum alam menjadi murka
Belajarlah demi masa depan
Untuk mencapai semua harapan

Apabila orang banyak berkata
Itu tandanya dia berdusta

Dengan orang tua jangan pernah melawan
Kalau tidak mau hidup berantakan
Jagalah hati jagalah lisan
Agar kau tidak hidup dalam penyesalan
Sayangilah orang tua dengan sepenuh hati
Itulah cara menunjukan bakti
Teruslah menyakiti diri sendiri
Kelak kau akan mati berdiri

Belajar janganlah ditunda-tunda
Karena kamu tidak akan kembali muda
Jika kamu terus menunda
Hilanglah sudah kesempatan berharga

Apabila mata terjaga
Hilanglah semua dahaga
Apabila kuping tertutup handuk
Hilanglah semua kabar buruk
Apabila mulut terkunci rapat
Hilanglah semua bentuk maksiat
Apabila tangan tidak terikat rapat
Hilanglah semua akal sehat
Apabila kaki tidak menapak
Larilah semua orang serempak

Jika hendak mencapai akhirat
Teruslah berdoa dan jangan lupa bertaubat
Jika hendak menggapai cita-cita
Bekerjalah lebih dari rata-rata
Jika hendak hidup bahagia
Jangan penah melakukan perbuatan sia-sia
Jika hendak mencari cinta sejati
Carilah dengan penuh hati-hati

Apabila dengki sudah merasuki hati
Tak akan pernah hilang hingga nanti
Apabila kelakuan baik berbudi
Hidup menjadi indah tak akan merugi
Apabila hidup selalu berbuat baik
Tanda dirinya berhati cantik

Barang siapa tidak takut tuhan
Hidupnya tidak akan bertahan
Barang siapa tidak pernah puasa
Hidupnya akan penuh dosa
Barang siapa meninggalkan sholat
Berarti dia berbuat maksiat
Barang siapa tidak pernah mengeluarkan zakat
Hartanya tidak akan mendapat berkat
Barang siapa yang mampu melaksanakan haji
Tentulah orangnya patut dipuji

Penutup


Gurindam Adalah: Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya

Itulah ulasan tentang definisi gurindam lengkap dengan penjelasan mengenai ciri-ciri gurindam, dan beberapa contoh gurindam. Semoga berguna bagi Anda.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close