Skip to main content

9 Cara Mengatasi Komputer Loading Lambat

Kinerja sebuah komputer menjadi tidak maksimal atau loading lambat apabila terjadi gejala permasalahan. Gejala permasalahan yang dimaksudkan disini adalah permasalahan pada sektor hardware dan software. Komputer bisa bekerja secara maksimal apabila kedua perangkat, baik perangkat lunak (software), maupun perangkat keras (hardware) dalam kondisi saling mendukung.

Komputer loading lambat tidak selalu disebabkan oleh komponen hardware yang kurang baik, namun hal ini juga sering terjadi dikarenakan adanya gejala kerusakan pada hardware atu software corrupt. Untuk bisa memastikan apa penyebab komputer Anda bekerja dengan tidak maksimal yang perlu dilakukan adalah melakukan langkah-langkah diagnosa, baik diagnosa secara manual dengan memeriksa kondisi hardware, maupun diagnosa menggunakan bantuan aplikasi tertentu.

Sebenarnya ada banyak sekali hal-hal yang bisa menyebabkan loading komputer menjadi lambat. Dari kesekian kasus, salah satu diantaranya yang sering dialami user adalah terdapat infeksi virus pada system. Ketika operating system (OS) komputer sudah dijangkiti oleh virus, maka kondisi ini bisa menyebabkan loading komputer berjalan tidak seperti biasanya karena adanya aktivitas perusakan yang dilakukan oleh virus tersebut.

9 Tips dan Cara Mengatasi Komputer Lemot


Berikut beberapa langkah untuk mendiagnosa permasalahan komputer loading lambat untuk mencari tahu permasalahan yang sebenarnya.

1. Cek Kondisi Hardware


Bukalah casing CPU Anda untuk melakukan pengecekan secara seksama semua komponen hardware pada CPU, meliputi random access memory (RAM), kipas/fan, power supply, dll. Pastikan RAM tidak bermasalah atau dipenuhi debu. Perhatikan juga putaran kipas pendingin processor, pastikan kipas masih bekerja dengan normal. Satu lagi yang terpenting, cek kondisi power supply. Hardware yang satu ini berfungsi untuk mengalirkan listrik, jika power supply rusak, maka segera menggantinya.

2. Cek Data di Hardisk


Data yang tersimpan di hardisk juga memungkinkan terjadinya loading komputer lambat apabila data-data tersebut terinfeksi virus. Gunakan antivirus up to date untuk melakukan scanning. Selain itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan semua kapasitas hardisk. Menggunakan semua ruang penyimpanan hardisk juga bisa menyebabkan loading komputer relatif berat, terkeceuali kapasitas hardisk Anda berukuran kecil.

3. Periksa Windows (OS)

 Operating system adalah software utama yang menjadikan komputer mampu bekerja. Kesehatan OS akan menentukan seoptimal apa kinerja sebuah komputer. Apabila ada infeksi virus yang bisa menyebabkan file instalasi corrupt atau hilang hal ini bisa memicu lambatnya loading komputer Anda.

Saat Anda sedang menggunakan komputer, perhatikan apakah terdapat pesan-pesan tertentu yang menginformasikan adanya permasalahan pada komputer, misalnya ada file yang hilang. Jika ada, maka sebaiknya install ulang OS komputer Anda.

Menyikapi permasalahan diatas Anda juga bisa menggunakan bantuan antivirus, namun harap diingat, antivirus yang Anda gunakan sebaiknya antivirus yang up to date, karena seperti yang kita tahu bahwa variant virus terus bermunculan dari waktu ke waktu sehingga dibutuhkan sebuah antivirus yang up to date dan berkinerja bagus.

4. Remove Program yang Berat


Jika sudah memiliki laptop, terkadang kita ingin mencoba berbagai aplikasi. Namun, jika kita terlalu terlalu banyak menginstall aplikasi, kapasitas penyimpanan pada Drive C akan menjadi penuh dan membuat sistem terlalu lama membaca hard disk.

Efek jangka panjangnya, tentu saja akan menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Untuk mengatasinya, cara paling ampuh adalah dengan melakukan uninstall terhadap aplikasi yang tidak pernah atau jarang digunakan.

Coba seleksi mana saja aplikasi yang jarang terpakai. Kamu bisa cek juga aplikasi yang tidak sengaja terinstall ketika sedang melakukan browsing, lalu ketika melakukan download konten dari website tertentu, atau pada saat melakukan install.

Pakai aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan saja, karena sangat sayang jika sampai memori penuh karena aplikasi yang sering menganggur. Dan ini menyebabkan Laptop menurun kinerjanya.

5. Bersihkan Aplikasi Saat Startup Komputer


Menaruh banyak aplikasi di desktop juga bisa menjadi penyebab lain kenapa laptop Anda menjadi pelan. Bila Anda menggunakan laptop dengan spesifikasi besar, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi terkadang kita menaruh terlalu banyak aplikasi pada desktop menyebabkan laptop lemot dalam merespon perintah dari user.

Selain itu awasi juga aplikasi yang berjalan ketika laptop sedang dalam aktivitas startup. Walau aplikasi yang berjalan saat laptop startup adalah aplikasi penting, seperti antivirus.

Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang berjalan ketika laptop startup, karena ini akan menjadi penyebab laptop lemot. Sebab aplikasi tersebut menjadi working in background, yang diam-diam memakan kapasitas RAM.

6. Lakukan Reset Pada Windows


Usia laptop yang sudah tua tidak hanya mempengaruhi kinerja hardware saja, tapi juga software. Salah satu yang paling sering terpengaruh adalah sistem operasi (OS), terutama Windows, sistem operasi yang paling banyak digunakan pada laptop. Jika Windows sudah error, maka kinerjanya menjadi tidak optimal atau sering crash.

Bila sudah terlalu parah, kami sarankan untuk mereset atau menginstall ulang Windows kamu. Tapi, kalau kamu tertarik, kamu juga bisa mengganti Windows ke OS lain yang lebih enteng, seperti Linux, ada banyak OS berbasis Linux yang beredar saat ini, tinggal kamu pilih yang menurutmu sesuai.

Memang, harus diakui kalau Windows jauh lebih mendukung produktifitas dengan banyaknya fitur yang dibawa. Tapi setidaknya peralihan OS ini akan membuat kinerja laptop menjadi lebih baik.

7. Gunakan Cooling Pad atau Cooling


Jika perlu, gunakan perangkat cooling pad sebagai kipas tambahan yang bermanfaat untuk menjaga suhu laptop agar tidak terlalu panas. Dengan suhu laptop yang telalu panas, tentu membuat kemungkinan laptop menjadi lemot menjadi makin besar.

Selain itu, Anda juga bisa memakai vacuum cooler untuk menyedot keluar udara panas di dalam laptop. Alat ini juga sangat membantu menjaga suhu laptop pada saat bekerja.

8. Gunakan Software Pengoptimal Performa Komputer


Ada banyak cara mengatasi laptop lemot. Salah satunya, si pemakai tidak optimal dalam menggunakan laptopnya. Salah satu solusinya adalah Anda bisa menginstall software khusus yang berfungsi mendukung kinerja laptop agar menjadi lebih cepat.

Ada banyak aplikasi dengan fungsi ini, sebut saja CCleaner, Razer Game Booster, IObit Advanced SystemCare, Advenced System Optimizer, dan lainnya. Tinggal pilih mana yang menurut Anda sesuai.

9. Upgrade RAM


Cara mengatasi PC lemot lainnya ada pada penambahan RAM. Awal, pada saat membeli laptop terkadang Kita membeli laptop yang lebih murah dengan RAM lebih rendah, misal 4GB. Padahal Anda ingin memiliki laptop yang lebih gegas.  Penambahan kapasitas RAM 8GB atau RAM 16GB bisa disiasati setelah Anda memiliki kocek lebih.

 Cara Mengatasi Komputer Loading Lambat

Tapi jangan asal menambah kapasitas RAM, perhatikan spesifikasi RAM (RAM DDR3, atau RAM DDR3L, serta RAM DDR4) dan juga kapasitas maksimal RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop kita.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close