Skip to main content

3 Contoh Tugas Kepala Desa dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Desa

Bagi Anda yang berlum mengetahui apa saja tugas seorang kepala Desa dalam pengadaan barang dan jasa, disini Anda akan mendapatkan jawabannya. Dibawah ini diulas 3 contoh tugas kepala Desa yang perlu kita ketahui bersama.

Aturan terbaru Pengadaan Barang/Jasa di Desa berpedoman kepada Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 12 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.

 Dalam Peraturan LKPP No.12/2019 ini yang dimaksud dengan Pengadaan Barang/Jasa di Desa yang selanjutnya disebut Pengadaan adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa oleh Pemerintah Desa, baik dilakukan melalui swakelola dan/atau penyedia barang/jasa.

Adapun para pihak yang terlibat dalam pengadaan terdiri dari atas Kepala Desa, Kasi/Kaur, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Masyarakat dan Penyedia (BAB III Pasal 8).

Pertanyaannya. Apa Tugas Kepala Desa Dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Desa? Berikut jawabannya.

Tugas Kepala Desa dalam Pengadaan Barang dan Jasa


Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 9, tugas kepala Desa dalam hal pengadaan barang serta jasa adalah sebagai berikut:

  1. Menetapkan TPK hasil Musrenbangdes;
  2. Mengumumkan Perencanaan Pengadaan yang ada di dalam RKP Desa sebelum dimulainya proses Pengadaan pada tahun anggaran berjalan; dan
  3. Menyelesaikan perselisihan antara Kasi/Kaur dengan TPK, dalam hal terjadi perbedaan pendapat.

Adapun disebutkan dalam Pasal 10,  Kasi/Kaur mengelola Pengadaan untuk kegiatan sesuai bidang tugasnya yaitu sebagai berikut:

  1. Menetapkan dokumen persiapan Pengadaan
  2. Menyampaikan dokumen persiapan Pengadaan kepada TPK
  3. Melakukan Pengadaan sesuai dengan ambang batas nilai dan kegiatan yang ditetapkan Musrenbangdes
  4. Menandatangani bukti transaksi Pengadaan
  5. Mengendalikan pelaksanaan Pengadaan
  6. Menerima hasil Pengadaan
  7. Melaporkan pengelolaan Pengadaan sesuai bidang tugasnya kepada Kepala Desa; dan
  8. Menyerahkan hasil Pengadaan pada kegiatan sesuai bidang tugasnya kepada Kepala Desa dengan berita acara penyerahan.

Dalam melaksanakan tugas-tugas diatas, Kasi/Kaur dilarang mengadakan ikatan perjanjian atau menandatangani surat perjanjian dengan Penyedia apabila anggaran belum tersedia atau anggaran yang tersedia tidak mencukupi.

Kaur Keuangan tidak boleh menjabat sebagai pengelola Pengadaan.

Demikian info tentang Tugas Kepala Desa dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Desa, sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Pengadaan Barang Jasa di Desa.

Tugas Kepala Desa dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Desa
 
Baca juga:


Untuk dipahami, dengan dikeluarnya Peraturan LKPP No.12/2019 tentang Pedoman Penyusunan Pengadaan Barang Jasa di Desa ini, maka Perka LKPP Nomor 22 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa dinyatakan tidak berlaku.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close