Skip to main content

Pengertian Hipertensi

Hipertensi adalah kondisi kronis yang mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) mengalami peningkatan. Hipertensi disebut juga tekanan darah tinggi. Kondisi ini dikenal sebagai "pembunuh diam-diam" lantaran jarang memiliki gejala yang jelas. Adapun satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda mengidap hipertensi atau tidak yakni dengan mengukur tekanan darah Anda.

Apabila Anda belum memeriksa dan tidak mengetahui tekanan darah Anda, ada baiknya Anda datang ke dokter terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Semua orang dewasa sebaiknya melakukan pemeriksaan tekanan darah setidaknya setiap lima tahun sekali. Dengan demikian Anda akan mengerti apakah Anda masuk dalam kategori orang yang memiliki hipertensi atau bebas dari hipertensi.

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder. Sekitar 90–95% kasus tergolong "hipertensi primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas.[1] Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya (hipertensi sekunder).

Perlu diketahui bahwa hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik.

Bahkan, peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dalam hal ini dapat memperbaiki kontrol tekanan darah Anda dan mengurangi risiko terkait komplikasi kesehatan.

Kendati demikian, obat seringkali diperlukan pada sebagian orang jika perubahan gaya hidup saja terlihat masih belum efektif atau tidak cukup dan biasanya obat harus diminum seumur hidup hingga dokter memutuskan tidak perlu lagi meminum obat.

Mereka yang pernah mengalami tekanan darah tinggi, pada kondisi normal dapat saja mengalami tekanan darah kembali dan ini yang sangat perlu Anda waspadai. Cukup banyak kasus stroke terjadi pada saat seseorang lepas obat. Dan banyak orang yang tidak menyangka bahwa seseorang yang biasanya mengalami tekanan darah rendah suatu kali dapat juga mengalami tekanan darah tinggi, sehingga pengontrolan tekanan darah secara rutin mutlak diperlukan.

Demikian penjelasan singkat tentang definisi hipertensi, semoga artikel ini berguna bagi Anda serta dapat meningkatkan kesadaran Anda untuk bersikap lebih peka dalam hal menjaga kesehatan.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Buka Komentar
Tutup Komentar
close