Nilai-nilai yang Terkandung Dalam Cerpen

Anda mungkin sering membaca cerpen, tapi ketika ada pertanyaan "apa nilai yang terkandung dalam cerpen?", sudahkah Anda mengetahui jawabannya? Berikut ini diulas mengenai beberapa nilai-nilai yang ada dalam cerpen.

Cerita pendek atau cerpen adalah sebuah bentuk prosa naratif fiktif. Cerpen cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel.

Karena memang singkat, cerpen-cerpen yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa, dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.

Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan paralel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerpen berkembang sebagai sebuah miniatur, misalnya dalam cerita karya E.T.A. Hoffmann dan Anton Chekhov.

Nilai - Nilai yang Terkandung dalam Cerpen dan Contohnya


Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Anda pasti pernah mempelajari tentang cerpen. Dan saat mempelajari cerpen, pastinya cerpen tidak bisa lepas dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Para siswa dan siswi biasanya diberikan tugas sekolah untuk mencari nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen dan harus membuktikannya terdapat pada paragraf dan halaman berapa. Nah, sebagai masukan kali ini saya akan membantu Anda memahami apa saja nilai-nilai yang terdapat dalam sebuah cerita pendek.

Dalam sebuah karya sastra, nilai adalah hal-hal, pesan, atau petunjuk yang dianggap penting bagi kehidupan manusia. Sebuah karya sastra semestinya memuat suatu nilai di dalamnya, termasuk juga cerpen.

Adapun beberapa nilai yang ada dalam sebuah cerpen, diantaranya bisa berupa hal-hal berikut ini:

1. Nilai Moral / Etika


Yaitu nilai-nilai yang berkaitan dengan norma yang ada dalam masyarakat atau suatu kelompok manusia. Bisa dipahami, bahwa kuran nilai adalah baik dan buruk yang bersifat lokatif atau berdasarkan tempat tertentu.

Pesan moral disampaikan pelaku para tokoh-tokohnya atau komentar langsung pengarangnya dalam karya sastra.

Contoh: Pergaulan bebas merupakan salah satu hal yang bertentangan dengan kultur orang Indonesia.

2. Nilai Sosial


Merupakan nilai-nilai yang berkaitan dengan masalah sosial dan hubungan seseorang dengan masyarakat. Nilai sosial dalam cerpen ini berkaitan dengan interaksi sosial antar-manusia, baik sebagai perorangan ataupun kelompok.

Contoh: Toleransi antar ummat beragama merupakan suatu nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Nilai Budaya


Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkaitan dengan lingkup kebudayaan, adat-istiadat, maupun kebiasaan masyarakat tertentu.

Contoh: Wayang Kulit merupakan salah satu jenis kebudayaan suku Jawa.

4. Nilai Estetika / Keindahan


Merupakan nilai yang berkaitan dari sisi bahasa, penyampaian cerita, pelukisan alam, keistimewaan tokoh, dan lingkungan sekitar tokoh.

Contoh: Raut wajahnya berseri-seri bak seorang bidadari yang kecantikannya tiada tara.

5. Nilai Religi


Sebuah karya tulis (termasuk cerpen), di dalamnya juga bisa mengandung nilai-nilai religi, yaitu nilai-nilai yang berkaitan dengan kepercayaan atau ketuhanan.

Contoh: Meskipun ia terus dihimpit kesulitan ekonomi, namun ia tetap berdo'a memohon kepada Tuhan.

Penutup


Nilai-nilai yang Terkandung Dalam Cerpen

Itulah beberapa nilai yang terkandung dalam cerpen dan hikayat ataupun dalam karya sastra lainnya. Sekarang Anda sudah mengetahui, bahwa setiap karya tulis itu memiliki kandungan nilai tertentu jika ditelaah lebih dalam.



0 Response to "Nilai-nilai yang Terkandung Dalam Cerpen"

Post a Comment

close