Skip to main content

Perbedaan Mitosis dan Meiosis Serta Pembelahan Sel

Sebelum mengulas perbedaan antara mitosis dan meiosis, tentunya penting untuk dipahami apa itu mitosis dan Meiosis.

Baik mitosis maupun meiosis keduanya memiliki arti masing-masing. Agar tidak salah memahami, berikut ini kami ringkas pengertian Mitosis dan Meiosis.

Pengertian Mitosis


Apa itu mitosis? Mitosis adalah proses pembagian genom yang telah digandakan oleh sel ke dua sel identik yang dihasilkan oleh pembelahan sel.

Mitosis pada umumnya diikuti sitokinesis yang membagi sitoplasma dan membran sel.

Proses tersebut dapat menghasilkan dua sel anak yang identik dan memiliki distribusi organel dan komponen sel yang nyaris sama.

Mitosis dan sitokenesis merupakan fase mitosis (fase M) pada siklus sel, yang mana sel awal terbagi menjadi dua sel anakan yang memiliki genetik yang sama dengan sel awal.

Mitosis terjadi hanya pada sel eukariot. Pada organisme multisel, sel somatik mengalami mitosis, sedangkan sel kelamin membelah diri melalui proses yang berbeda yang disebut meiosis.

Sel prokariot yang tidak memiliki nukleus menjalani pembelahan yang disebut pembelahan biner.

Lantaran sitokinesis pada umumnya terjadi setelah mitosis, istilah "mitosis" sering digunakan untuk menyatakan "fase mitosis".

Penting untuk diketahui bahwa banyak sel yang melakukan mitosis dan sitokinesis secara terpisah, membentuk sel tunggal dengan beberapa inti.

Hal tersebut dilakukan misalnya oleh fungi dan slime moulds. Pada hewan, sitokinesis dan mitosis juga dapat terjadi terpisah, misalnya pada tahap tertentu pada perkembangan embrio lalat buah.

Pengertian Meiosis


Miosis adalah suatu keadaan ketika pupil mengalami konstriksi. Pupil adalah Bagian mata yang merupakan celah berbentuk lingkaran yang terletak di tengah iris.

Pupil berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Pupil dapat melebar jika jumlah cahaya yang masuk sedikit (dalam keadaan gelap) agar cahaya yang masuk dapat maksimal.

Miosis dapat disebabkan oleh obat tertentu dan bahan kimia, serta didapatkan pada keadaan patologis (penyakit tertentu).

Pupil yang mengalami miosis yang Ekstrim disebut "Pintpoints Pupil". Sedangkan mata yang mengalami miosis disebut "Miotics".

Rangsangan cahaya masuk ke mata, rangsangan tadi akan dirubah menjadi impulslistrik oleh foto reseptor yang ada diretina, dan akan dibawa oleh Nervus III ke otak tepatnya di pretectal nucleus otak bagian tengah.

Impuls listrik tadi melalui lateralnucleus geniculate dan visual korteks utama. Kemudian dibawa ke Nucleus Edinger-Westphal, dimana impuls yang dibawa oleh syaraf viseromotor tadi akan mengalir disepanjang Nervus Occulomotorius kanan dan kiri.

Syaraf viseromotor akhirnya akan synaps disyaraf ganglion ciliary yang mana syaraf parasimpatis menginervasi otot konstiktor iris, yang akhirnya menimbulkan Miosis.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis


Jika Anda membaca beberapa baris paragraf diatas, tentunya Anda sudah bisa mengenali perbedaan antara mitosis dan meiosis. Dan berikut ini rangkumannya.

Mitosis


Mitosis merupakan pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dengan jumlah kromosom yang sama dengan kromosom induknya.

Sel induk yang haploid, maka sel anak akan haploid. Pembelahan sel memungkinkan organisme multisel untuk tumbuh dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Interfase merupakan tahapan siklus sel dengan fase mitosis. Proses mitosis berguna bagi pertumbuhan dan reproduksi.

Meiosis


Meiosis merupakan pembelahan sel yang berguna dalam reproduksi. Pembelahan melibatkan pembentukan gamet haploid yang dapat berfusi serta membentuk zigot.

Meiosis juga melibatkan dua pembelahan sel yang dapat menimbulkan 4 gamet haploid yang dapat membantu perbaikan DNA selama proses perbanyakan sel.

Pembelahan sel secara tidak langsung merupakan pembelahan melalui tahap-tahap tertentu, pembelahan sel secara tidak langsung dibagi menjadi dua bagian, yaitu pembelahan sel mitosis dan pembelahan sel meiosis.

Kedua pembelahan sel tersebut memiliki sejumlah  perbedaan. Mitosis hanya terjadi satu kali pembelahan, menghasilkan dua sel anak yang sama secara genetik.

Pembelahan sel mitosis terjadi di sel tubuh. Mitosis berfungsi untuk memperbanyak sel, pertumbuhan, regenerasi atau perbaikan, dan reproduksi.

Sedangkan Meiosis terjadi dua kali pembelahan, sehingga menghasilkan empat sel anak, namun sel anak tidak sama secara genetik.

Pembelahan meiosis terjadi di organ reproduksi atau tempat pembentukan sel kelamin. Meiosis berfungsi untuk membentuk sel kelamin.

Perbedaan Pembelahan Mitosis dan Meiosis


Pembelahan Sel Mitosis:

  • Pembelahan sel mitosis berlangsung pada sel-sel somatis.
  • Pembelahan sel mitosis waktu berlangsungnya relatif sangat singkat.
  • Tahap pembelahan sel didahului oleh satu periode.
  • Setiap kromosom pada profase bersifat bebas, dan biasanya tidak membentuk pasangan.
  • Tidak terdapat proses pindah silang.
  • Pada tahap metafase kromosom yang terdiri dari dua kromatida berada sendiri di bidang ekuator dan melekat pada benang-benang spindel dengan perantaraan kinetokor.
  • Karyotipe sel anak identik dengan sel induk, materi fenetik tetap konstan, terkecuali jika ada mutasi.
  • Jumlah kromosom per nukleus tetap dipertahankan pada sel anak.
  • Sentromer membelah pada anafase dan kromatida bergeral menuju kearah kutub sel yang berlawanan.

Pembelahan Sel Mieosis:

  • Pembelahan sel secara meiosis berlangsung pada sel-sel perkembangbiakan yang diploid.
  • Waktu berlangsungnya lama.
  • Pembelahan nukleus nya berlangsung dua berturut-turut, sehingga menghasilkan 4 buah nukleus atau inti sel anak.
  • Pembelahan sel secara meiosis yang kedua pembelahan sel secara berurutan hanya didahului oleh satu periode sintesis DNA.
  • Pada tahap metafase I terdapat pasangan-pasangan kromosom yang homolog pada bidang ekuator. Anggota pasangan tersebut melekat pada benang-benang spindel yang berasal dari kutub sel yang berlawanan.
  • pada profase I terbentuk pasangan kromosom yang homolog.
  • Setiap kromosom yang homolog sekurang-kurangnya terjadi sebuah pindah silang.
  • Anggota pasangan kromosom yang homolog berpisah pada anafase I, namun kinetokor pada tahap ini belum membelah, sentromer baru membelah pada anafase II. akhirnya terbentuk empat buah nukleus atau inti sel anak yang haploid.
  • Jumlah kromosom setengah dari nukleus semula.
  • Karyotipe sel anak satu sama lain tidak mesti sama dan tidak perlu dengan sel induk. Hal ini menyebabkan timbulnya variasi genetik.

Penutup


Perbedaan Mitosis dan Meiosis Beserta Gambarnya

Demikianlah artikel ulasan mengenai perbedaan mitosis dan meiosis, semoga ada ilmu berguna yang bisa Anda serap dari artikel ini.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close