Skip to main content

Jenis – Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran

Untuk menghindari terjadinya suatu kejadian kebakaran sebainya anda juga menyediakan payung sebelum hujan yaitu dengan menyiapkan alat pemadam kebakaran baik itu di rumah, di toko, di kantor, di mall, atau tempat umum lainnya yang memang memungkinkan timbulnya suatu kebakaran.

Tujuan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah memang bertujuan untuk memelihara kesehatan dan juga keselamatan, baik itu bagi para pekerja, keluarga pekerja dan juga orang lain yang ada di sekitar lingkungan yang memang terlibat aktivitas berupa pekerjaan. Memang dalam semua organisasi wajib untuk menjunjung tinggi nilai dari K3 dalam melaksanakn suatu kegiatan. Dalam prakteknya salah satu faktor dari K3 yaitu berupa pencegahan dan juga penanganan suatu bencana, dimana salah satu cara yang dilakukan untuk melakukan pencegahan serta penanganan bencana tersebut adalah dengan penyediaan berupa Alat Pemadam Api Ringan atau yang sering disingkat dengan sebutan APAR.

Kebakaran memang banyak faktor yang mempengaruhi mulai dari hubungan arus pendek, dari kompor gas atau penyebab lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Sehingga untuk mengurangi adanya resiko kebakaran sebaiknya anda harus juga memiliki alat pemadam kebakaran. Sebab adanya alat pemadam api tersebut merupakan salah satu usaha dalam tahap pertama ketika terjadi kebakaran. Alat pemadam api yang tersedia juga beragam jenis – jenisnya yang memang harus disesuaikan dengan jenis kebakarannya. Sebagian besar alat pemadam api dikemas di dalam tabung besi atau baja yang diisikan di dalam tabung tersebut kemudian diberikan tekanan yang tinggi tujuannya adalah ketika ada kebakaran dapat disemprotkan ke api yang sedang menyala. Namun sebelum anda memutuskan untuk memilih sebuah tabung pemadam untuk tindakan anda sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu masing – masing jenis dari alat pemadam api, karena setiap jenis tabung memiliki isi yang berbeda – beda.

Jenis – Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran


 Sebenarnya jenis – jenis dari suatu kebakaran dapat diklasifikasikan ke dalam lima macamnya, yaitu:

  • Kelas “A” yaitu suatu kebakaran yang terjadi pada benda yang padat misalnya seperti kertas, kayu, plastik, bahan tekstil atau benda padat lainnya. apabila telah terjadi kebakaran pada benda padat tersebut maka yang timbul atau yang dihasilkan adalah meninggalkan bara dan abu.
  • Kelas “B” yaitu kebakaran yang terjadi pada benda cair yang mudah sekali terbakar misalnya adalah minyak tanah, oli, bensin, alkohol, thinner dan benda cair sejenisnya.
  • Kelas “C” yaitu kebakaran yang terjadi pada gas yang mudah sekali terbakar misalnya adalah karbit, gas LPG, Phosit dan juga sejenisnya.
  • Kelas “D” yaitu kebakaran yang terjadi pada bahan logam seperti magnesium, misiu dan sejenisnya.
  • Kelas “E” yaitu kebakaran yang terjadi pada bahan electrikal misalnya adalah dinamo, motor listrik dan bahan sejenisnya.

Dari lima klasifikasi dari jenis kebakaran yang telah dijelaskan di atas, maka terdapat juga alat pemadam api atau berupa tabung pemadam yang di dalamnya terdapat zat – zat tertentu yang memang diperuntuhkan berdasarkan jenis – jenis kebakaran pada penjelasan di atas. Untuk mengetahui apa saja jenis isi dari tabung pemadam berdasarkan penggunaanya, berikut adalah penjelasannya.

Jenis – Jenis Isi Tabung Pemadam Berdasarkan Penggunaan


  • Jenis Halon Free – AF 11

Pada jenis ini merupakan jenis yang mengandung zat pemadam api berupa gas cair yang digunakan untuk menghentikan adanya reaksi kebakaran. Jenis Halon Free – AF 11 memiliki kemampuan berupa daya padam yang cukup tinggi, tidak berwarna, tidak membekas, tidak pula konduktif dan juga tidak mengakibatkan karat. Bukan hanya itu free – AF 11 juga memiliki daya tahan yang dapat dibilang lama. Jenis Free – AF 11 diyakini sangat cocok anda gunakan untuk memadamkan api pada saat terjadi kebakaran pada alat – alat elekronik misalnya seperti komputer, televisi. Selain itu juga baik juga untuk tempat misalnya seperti labolatorium, dapur dan juga restoran atau rumah makan. Jenis free – AF 11 dapat digunakan untuk jenis kebakaran mulai dari kelas “A”, “B”, “C”, ”D”, “E”.

  • Chemical Dry Powder (ABC)

Chemical Dry Powder (ABC) yang memiliki rumus kimia yaitu NaHCO3 atau Natrium Bicarbonate yang diyakini mampu memadamkan api dengan cara yaitu membentuk lapisan pada objek atau bahan yang mudah terbakar sehingga terjadinya pemisahan udara yang diakibatkan dari reaksi kimia, selain itu juga berfungsi sebagai tirai pada panas atau adanya nyala api. Adanya kandungan berupa zat nitrogen (N2) berfungsi untuk mendorong yang juga hampir tidak dipengaruhi oleh adanya kelembaban dan juga perubahan suhu yang ada di sekitarnya. Pada jenis pemadam ini sangat baik apabila anda gunakan untuk kebakaran yang disebabkan oleh minyak atau cairan, benda padat, listrik dan juga gas LPG. Powder ABC tidak mudah untuk menggumpal ketika berada di dalam tabung dan akan selalu siap untuk dipakai. Powder atau serbuk ini dirasa aman dan tidak beracun, tidak mampu menghantarkan arus listrik dan juga memiliki reaksi kimia yang kandungannya sangat tinggi untuk melawan kobaran api. Jenis chemical dry powder (ABC) ini dapat digunakan untuk jenis kebakaran dengan kelas “A”, “B”, “C”, “D” dan “E”.

  • Super Busa (AFFF)

Aqueous Film Forming Foam (AFFF) merupakan jenis busa mekanik terbaik yang dicampur dengan menggunakan air tawar atau dengan menggunakan air asin. Aqueous Film Forming Foam (AFFF) memiliki fungsi untuk meredam kebakaran yang disebabkan karena benda – benda padat, dan benda cair. Super busa atau AFFF mampu digunakan untuk memadamkan api dengan cara mengembang ke bagian permukaan akibat kebakaran dan kemudian akan membentuk lapisan film dan mampu mencegah  terjadinya pembakaran kembali (reflash atau reignition). Sedangkan campuran pada busa ini berfungsi untuk pendingin yang dapat memadamkan api. Super Busa (AFFF) memang sangat cocok digunakan untuk kebakaran dengan jenis “A” dan “B”.

  • Carbon Dioxide (CO2)

Carbon Dioxide atau CO2 memang memiliki kemampuan daya padam api yang tinggi dan juga tidak meninggalkan bekas. Dimana carbon dioxide (CO2) akan sangat cepat menguap dan juga tidak meninggalkan bekas, sehingga cocok sekali apabila anda gunakan di mesin presisi, pabrik, substation dan juga instalasi listrik. Selain itu, anda juga dapat menggunakan carbon dioxide (CO2) saat kebakaran pada zat cair yang mudah sekali terbakar, komputer, labolatorium dan lain lain. Pada penggunaan Carbon Dioxide (CO2) cukup amansebab dalam proses pemadaman api, CO2 atau Carbon Dioxide tidak mudah untuk terbakar. Selain itu Carbon Dioxide (CO2) sangat baik digunakan untuk jenis kebakaran  dengan kelas “B” dan juga kelas “E”.

Jenis – Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran

Sekarang anda telah dapat membedakan mengenai jenis – jenis kebakaran dan juga jenis – jenis alat pemadam kebakaran. Ketika anda hendak untuk membeli alat pemadam kebakaran tersebut pastikan dulu dan sebaiknya anda sesuaikan dengan kriteria yang anda miliki, sehingga apabila digunakan akan mampu bekerja secara maksimal.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close