Skip to main content

Cara Memilih Lensa Kontak yang Tepat

Adanya lensa kontak sedikit banyak membantu bagi mereka yang merasa kurang nyaman ketika menggunakan kaca mata. Tanpa menggunakan lensa mata, terutama untuk atlet akan terasa kesulitan dan mengganggu penglihatannya.

Lensa kontak merupakan alternatif yang baik dari peresepan kacamata sebagai perbaikan penglihatan, adalah lensa tipis, bersih, cekung dan diletakkan di permukaan mata. Lensa yang hampir tidak bisa terlihat tersebut akan membantu orang dengan gangguan penglihatan seperti astigmatisma dan rabun dekat ataupun jauh. Lensa kontak sekarang juga digunakan untuk perangkat fashion guna menciptakan warna mata yang indah secara estetis dan sementara.

Lensa kontak (contact lens), merupakan lensa tipis yang didesain agar sesuai dan cocok di kornea dan biasanya dipakai untuk mengurangi gangguan atau penyakit yang berhubungan dengan penglihatan. Awal mula studi mengenai lensa kontak sudah dikembangkan oleh Leonardo da Vinci sejak tahun 1500-1508 yang pada saat itu mengobati seorang laki-laki yang mempunyai gangguan dengan pelnglihatan dengan mengisi sebuah mangkuk yang berisi air dan meminta lelaki itu untuk melihat mangkuk terserbut. Saat itu lelaki itu dapat melihat dengan jelas. Dalam hal ini ada dua faktor penting dalam penemual Leonardo da Vinci yaitu peningkatan sudt bias, dan bantuan untuk ketajaman penglihatan. Kemudian teori tentang lensa kontak berkembang sampai tahun 1930 untuk pertama kali lensa kontak yang terbuat dari plastik dibuat oleh Teodore Obrig.

Seiring dengan majunya teknologi, maka pemakaian lensa kontak juga semakin berkembang. Tidak hanya digunakan untuk mengobati gangguan mata, lensa kontak juga digunakan untuk kepentingan penampilan dan entertainment. Remaja, dewasa sampai pada selebriti, atlet, dan tokoh politik pun tidak jarang yang memakai lensa kontak sebagai penunjang penampilan mereka. Statistik menunjukkan pengguna lensa kontak di United States mencapai 30 juta orang dan dua per tiga (2/3) dari pengguna lensa kontak tersebut adalah perempuan. Sedangkan di Indonesia saat ini jumlah pengguna lensa kontak belum diketahui.

Jenis-jenis Lensa Kontak


Sekarang ini terdapat beragam macam pilihan dari lensa kontak untuk dipilih tergantung dari keinginan, gangguan penglihatan, serta kondisi mata. Pilihan tersebut juga termasuk lensa kontak lunak dan keras. Lensa kontak keras terbuat dari berbahan dasar plastik keras atau silikon, bahan yang berpori, dan mengurangi resiko infeksi mata. Juga disebut gas permeable contacts (GP), lensa kontak keras biasanya tidak senyaman lensa lunak biasanya, tetapi juga lebih murah, menawarkan karakter optik yang lebih baik, dan menyediakan penglihatan jernih dan tajam.
Lensa kontak lunak juga lebih populer, fleksibel dan nyaman, karena mereka akan menyesuaikan bentuk mata. Ada beberapa jenis dari lensa kontak lunak yang terdapat di pasaran sekarang :

  • Pemakaian harian 

Pada pemakaian harian lensa ini harus diambil, dibersihkan dan direndam cairan anti kuman setiap malam

  • Pemakaian lebih lama

Pada pemakaian lebih lama dapat dipakai selama tidur tetapi harus dilepas setidaknya sekali seminggu. Tersedia pula untuk penggunaan terus-menerus, mulai dari jam enam malam hingga 30 hari selajutnya.

  • Sekali pakai

Jenis ini terbaik untuk penggunaan sesekali, bisa diambil ketika malam dan dibuang setelah jangka waktu tertentu tergantung dari lensa kontak – harian, mingguan, atau bulanan.

  • Kosmetik atau berwarna

Pada jenis ini dapat mengubah corak dan warna mata dan secara drastis mengubah penampilan dari seseorang.

  • Lensa pembentuk ulang kornea

Jenis ini dapat digunakan untuk sepanjang malam dan bertujuan membentuk ulang kornea sehingga dapat mengoreksi gangguan penglihatan secara bertahap.
Sekarang banyak juga lensa kontak yang telah dilengkapi dengan fitur misalnya pelindung UV. Terdapat juga lensa kontak hybrid yang tersedia untuk kondisi penglihatan yang tentunya lebih kompleks.

Keuntungan dan Kekurangan Lensa Kontak


Menggunakan lensa kontak memiliki beberapa keuntungan terutama untuk pemakainya. Lensa kontak akan menawarkan penglihatan yang tidak terhalang serta lebih baik tanpa penyimpangan penglihatan yang biasa didapatkan pada peresepan kacamata. Lensa kontak juga nyaman untuk dipergunakan dan pada dasarnya bebas penggunaan tangan, cocok segala cuaca, dan tidak akan berkabut dengan keringat atau panas. Lensa kontak akan membuat Anda bisa bergerak bebas dengan tetap mempertahankan penglihatan jernih, membuat lensa kontak menjadi pilihan yang lebih baik daripada kacamata untuk olahraga dan kegiatan luar rumah lain. Lensa kontak hanya digunanakan untuk sementara dan harus diambil dan dibuang setelah beberapa periode waktu tertentu.

Penggunaan lensa kontak memiliki beberapa keuntungan, diantaranya lensa kontak membantu orang-orang untuk memberikan penglihatan lebih baik tanpa mempengaruhi penampilan mereka dan mengganggu aktivitas mereka. Selain itu, beberapa anak dan remaja melaporkan bahwa mereka merasa lebih nayaman dengan penampilan mereka ketika menggunakan lensa kontak. Jika dibandingkan dengan menggunakan kacamata, anak-anak yang menggunaan lensa kontak mengaku mengalami peningkatan yang signifikan pada penampilan, partisipas dalam aktivitas, dan kepuasan dengan perbaikan penglihatan. Lensa kontak yang didesain dengan sedemikian rupa dapat meningkatkan kemampuan untuk fokus dan mengurangi kelemahan dalam jarak penglihatan.

Namun, disisi lain ada beberapa kekurangan dan risiko yang dialami oleh pengguna lensa kontak diantaranya adalah infeksi mata serius yang dapat menyebabkan kebutaan. Hal ini dapat meninmpa 1 orang diantara 500 pengguna lensa kontak setiap tahun. Selain itu, tidak mengikuti instrukti pemeliharaan lensa kontak yang benar dapat menyebabkan infeksi mata yang serius. Cara membersihkan dan lensa kontak dan penggantian lensa kontak yang tidak teratur dapat menimbulkan risiko komplikasi. Dan efek lain yang dapat ditimbulkan adalah keratitis, yaitu infeksi mata yang menyakitkan sering menimpa penggunaan lensa kontak yang tidak benar dan tidak teratur.

Risiko tersebut dapat diminimalisasi dengan memilih lensa kontak yang tepat sesuai dengan kondisi mata Anda. Lensa kontak dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu lensa kontak keras (hard contact lenses), lensa kontak lunak (soft contact lenses), dan lensa kontak hibrid yang merupakan perpaduan dari beberapa sifat yang dimiliki dari lensak kontak keras dan lensa kontak lunak. Dari penjelasan yang sudah dipaparkan di atas, taukah Anda bahwa ada seorang peneliti Jadzia Cendrowska memaparkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan lensa kontak.

Cara Memilih Lensa Kontak yang Tepat


  • Umur calon pemakai lensa kontak

Umur menjadi faktor yang sangat penting dalam pemilihan kontak lensa, karena semakin tua maka seseorang akan memiliki kecenderungan untuk mengalami gangguan penglihatan presbiopi atau mata tua lebih tinggi. Maka calon pemakai lensa kontak harus benar-benar mengetahui kondisi matanya, apakah mereka termasuk golongan presbiopi atau tidak.

  • Gangguan mata yang diderita

Gangguan mata jelas akan mempengaruhi jenis lensa kontak yang akan dipakai. Gangguan mata digolongkan menjadi dua jenis yaitu, rabun jauh (miopi) dan rabun dekat (hipermetropi).

  • Calon pemakai lensa kontak menderita silinder (astigmatisme) atau tidak

Pada awalnya, penderita silinder tidak disarankan untuk memakai lensa kontak dikarenakan belum ada lensa kontak yang khusus dibuat untuk penderita silinder. Namun semakin berkembangnya teknologi, saat ini penderita silinder pun dapat menggunakan lensa kontak seperti penderita gangguan yang lain.

  • Tingkat produksi air mata

Tingkat produksi air mata akan sangat berpengaruh pada penggunaan lensa kontak. Tingkat produksi air mata yang normal akan membantu pemakai lensa kontak dalam menjaag kelemban mata dan mengurangi risiko iritasi pada mata. Namun jika produksi air mata Anda kurang atau mata Anda kering, maka sebaiknya Anda tidak menggunakan lensa kontak dikarenakan mata Anda akan memiliki risiko iritasi yang tinggi.

Cara Memilih Lensa Kontak yang Tepat

Penutup


Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan lensa kontak, kenali mata Anda dan pilihlah lensa kontak yang sesuai dengan kondisi mata Anda. Dan yang paling penting dalam pemakian lensaa kontak, Anda harus memperhatikan perawatan lensa kontak agar Anda terhindar dari berbagai risiko iritasi mata.

Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Buka Komentar
Tutup Komentar
close