Skip to main content

Beberapa Efek Negatif Nonton Televisi

Tidak sedikit orang di luar sana yang lebih memilih menonton televisi ketika dia sedang memiliki waktu senggang di rumah. Dengan menonton televisi memang rasanya sangat mengasyikkan sehingga bagi sebagian orang akan merasa betah berlama – lama ketika di depan televisi. Akan tetapi, menonton televisi dalam jangka waktu yang lama dan panjang mampu menurunkan kesehatan dan kualitas hidup anda.

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa televisi memang menjadi salah satu media sumber informasi yang dapat dikatakan semua orang pasti memiliki televisi. Lewat televisi pula anda dapat mengetahui perkembangan dunia yang terbaru dan kondisinya seperti apa, selain itu televisi juga menajdi salah satu sarana untuk bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Banyak yang dapat kita ambil ketika menonton televisi. Di dalam televisi sendiri juga tersaji beragam acara, mulai dari acara berita informasi bahkan hingga hiburan sekalipun. Tetapi entah kenapa media audio dan visual yang dibuat dan dikeluarkan dari sebuah televisi mampu menyedot perhatian bagi semua kalangan, mulai dari anak – anak hingga orang tua.

Bahkan dengan hanya menonton televisi seseorang bisa berubah menjadi tertawa, menangis, kesal bahkan marah hanya karena mereka sedang menonton televisi. Namun demikian, di balik itu semua ada dampak negatif yang dihasilkan dan merugikan ketika anda menonton televisi terlalu berlebihan. Penyebabnya bukan hanya dari sesi duduk yang terlalu lama, namun juga bisa dampak negatif dari film atau acara yang sedang ditonton juga mampu menghasilkan dampak negatif.

Efek Negatif dari Menonton Televisi


  • Sulit Punya Anak

Meskipun ada penelitian yang menunjukkan bahwa dengan menonton televisi akan mampu menaikkan hormon jatuh cinta, dalam sebuah riset dari Harvard yang telah membuktikan bahwa laki – laki apabila menonton televisi lebih dari 20 jam dalam satu minggu maka 44% tingkat sperma akan lebih rendah dibandingan dengan mereka yang jarang atau bahkan tidak menonton televisi. Ketika anda beraktivitas lebih banyak dimana setidaknya adalah 14 jam dalam satu minggu, maka tingkat sperma anda juga akan meningkat. Selain itu pada penelitian sebelumnya yang juga berkaitan  dengan dampak menonton televisi, menunjukkan bahwa ketika menonton televisi akan menaikkan terjadinya resiko penyakit jantung dan juga impotensi untuk para pria. Sehingga, bagi anda yang berencana untuk memiliki anak atau belum punya anak, sebaiknya anda mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan anda dengan menonton televisi.

  • Menurunkan Kepintaran

Salah satu penelitian dari Universitas Johns Hopkin telah menunjukkan bahwa anak – anak yang sedang menonton televisi lebih dari dua jam per hari, khususnya apabila televisi tersebut berada di kamar maka yang terjadi adalah anak – anak tersebut akan mendapatkan nilai ujian lebih rendah bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menonton televisi sama sekali. Selain itu, penelitian di Selandia Baru juga telah menemukan bahwa anak – anak dan juga remaja yang terlalu sering menonton televisi akan cenderung lebih tidak sukses dalam bidang pendidikan. Dalam penelitian ini telah menemukan bukti bahwa mereka yang lebih jarang menonton televisi yang terjadi biasanya adalah mereka akan mampu lulus sekolah maupun pergurunan tinggi dengan nilai yang baik.

  • Lebih Rentan Terhadap Kanker Usus Besar

Pada suatu penelitian lebih dari 1500 orang yang telah mengalami pengobatan akan penyakit kanker colorectal atau usus besar, menunjukkan bahwa para pasien yang sedang menonton televisi sebelum dianogsisnya akan memiliki kecenderungan meninggal dalam jarak waktu lima tahun dibandingkan dengan mereka yang tidak atau hanya sebentar saja dalam menonton televisi. Juga bagi bereka yang melakukan aktivitas juga memiliki persentase keselamatan yang lebih tinggi dari pada hanya diam dan hanya sekedar menonton televisi.

  • Menurunkan Perkembangan Kemampuan Bahasa

Dalam dua penelitian yang terpisah menunjukkan bahwa apabila bayi atau balita semakin lama menonton televisi, yang terjadi adalah mereka akan lebih lama lagi belajar dalam bicara. Salah satu penelitian  di Sealttle Children’s Research Institute yang menunjukkan bahwa dalam setiap jam televisi yang ditonton  akan mampu menurunkan banyaknya kata yang didengarkan oleh para bayi. Hal ini pada gilirannya akan mampu menurunkan jumlah vokalisasi yang ada pada bayi dan juga menghambat dalam tumbuh kembang mereka.

Pada penelitian serupa juga menunjukkan pada bayi, mereka akan lebih mudah dalam belajar berbicara dari percakapan langsung dibandingakan dengan percakapan yang ada di televisi. Oleh karena itu jangan kenalkan bayi anda yang belum genap berumur 2 tahun, karena hal ini akan mampu menghambat perkembangan bahasa anak. Sehingga, bagi kalian yang sudah, hendak atau berencana untuk memiliki bayi, pastikan pula waktu menontonnya akan dibatasi dengan semaksimal mungkin.

  • Meningkatkan Sifat Agresif

Dari hubungan antara menonton televisi dan juga sifat agresif adalah sama saja atau bahkan  juga dapat lebih kuat dari pada kondisi ketika anda merokok dan juga kanker paru – paru. Meskipun adanya pengaruh pada setiap orang yang tidak selalu sama, tetapi dengan adanya paparan akan kekerasan yang terjadi di media akan membuat anak – anak lebih mungkin menimpanya di kehidupan sehari – hari mereka pula.

Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa adanya paparan kekerasan di TV akan membuat anak – anak lebih mungkin dan berpeluang tumbuh menjadi orang dewasa yang memiliki sifat agresif. Dan bukan hanya itu, bagi anak – anak yang menonton televisi lebih dari 3 jam dalam satu hari akan lebih mungkin terlibat dalam kegiatan anti sosial misanya seperti bullying atau perundungan dan juga tindakan pencurian. terutama di zaman saat in, banyak sekali film anak – anak atau kartun  yang justru mengandung unsur kekerasan di dalamnya, selalu awasilah anak – anak anda agar merea benar – benar menontin film atau kartun  yang lebih mendidik anak anda.

  • Menyebabkan Rasa Malas

Dampak negatif lainnya yang ditimbulkan dari menonton televisi adalah timbulnya rasa malas. Hal ini telah terbukti, ketika saat itu acara favorit telah dimulai dan membuat anda akan terus mengahdap ke layar kaca televisi sambil duduk hanya itu menikmati dari acara tersebut. Sehingga dengan adanya kebiasaan tersebut akan membuat anda lebih banyak membuang sia – sia waktu anda. padahal dari pada hanyak sekedar duduk menikmati layar kaca anda, waktu yang telah anda buang sia – sia tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaukan aktivitas yang tentunya lebih bermanfaat. Selain itu dengan anda rutin menonton televisi dapat menyebabkan datangnya rasa sakit pada bagian tulang belakang, terutama ketika posisi duduk anda dalam keadaan yang salah.

  • Menyebabkan Lupa Waktu

Beberapa Efek Negatif Nonton Televisi

Bagi seseorang yang terlalu sering menonton televisi maka dapat menimbulkan terjadinya kecanduan yang dikhawatirkan dapat berlebihan. Hal inilah yang dapat membuat seseorang untuk cenderung lupa terhadap waktu, dan akibat yang di dapat orang tersebut akan meninggalkan hak dan kewajiban – kewajiban mereka misalnya seperti beribadan dan belajar. Coba saja anda ambil contoh, dimana banyak orang yang sengaja untuk menyusun agenda dalam kesehariaanya dengan menyesuaikan  dari suatu acara televisi favorit mereka. Karena acara yang sedang ditonton adalah acara yang tengah seru – serunya, tak heran pula orang tersebut akan  lupa waktu bahwan hingga menunda kewajiban yang harus mereka tunaikan.

Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Buka Komentar
Tutup Komentar
close