Skip to main content

Waspada! Ini Bahaya Dibalik Pinjam Uang Online yang Mudah Cair

Seiring dengan perkembangan tekonologi seperti sekarang ini, kini pinjam uang online (Pinjol) pun dapat dilakukan dengan begitu mudah dan nyaris tanpa harus dibebani syarat yang menyusahkan. Anda hanya memerlukan KTP sebagai jaminan.

Namun, faktanya dibalik kemudahan pinjam uang online yang tidak perlu jaminan itu sebenarnya menyisakan "bahaya besar" yang tidak jarang akhirnya membuat sipeminjam merasa menyesal dikemudian hari. Oleh sebab itu, Anda benar-benar perlu berpikir ulang sebelum memutuskan mengambil pinjaman uang secara online.

Dan untuk menghindari berbagai hal yang merugikan, sebelum memutuskan untuk meminjam uang lewat aplikasi online pastikan nama perusahaan tersebut telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).

OJK memiliki peran untuk mengawasi, mengatur industri fintech dan melindungi nasabah dalam menggunakan layanan fintech. Kemudian, AFPI disahkan sebagai mitra strategis OJK dalam menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan para penyelenggara Fintech P2P Lending di Indonesia.

Tips Memilih Perusahaan Penyedia Pinjaman Uang Online yang Aman


Agar tidak berujung pada penyesalan, sebaiknya jangan sembarangan meminjam uang secara online. Pastikan dulu dengan mengecek keberadaan perusahaan tersebut di website resmi OJK dan AFPI. Selengkapnya silakan simak tips pinjam uang online secara aman berikut ini.


1. Pilih Fintech Terdaftar di OJK dan AFPI 


Yang terpenting, sebelum Anda pinjam uang online melalui fintech p2p lending, pastikan nama perusahaan fintech tersebut telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).

2. Pilihlah Fintech yang Tersertifikasi ISO 27001


Selain terdaftar di OJK dan AFPI, Anda juga dapat memilih fintech yang telah menerapkan ISO 27001. Sistem ISO ini telah dilakukan oleh perbankan dan kini mulai diberlakukan untuk fintech pinjaman. Sertifikasi ISO 27001 merupakan standar yang telah ditetapkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi melalui Permen Kominfo No. 4 Tahun 2016 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan menjadi persyaratan dari OJK melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

3. Jangan Pinjam Uang Diberbagai Penyedia Pinjol


Supaya Anda aman dalam meminjam uang secara online dan terbebas dari jeratan pinjaman online. Sebelum pinjam uang, sadari akan kewajiban Anda untuk membayar uang yang dipinjam hingga lunas.

Anda perlu mengatur keuangan Anda agar bisa melunasi utang dan tidak terlambat membayar cicilan utang. Manfaat pinjaman online bisa bermanfaat positif apabila dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sangat disarankan Anda menghindari pinjam uang online di lebih dari satu applikasi pinjaman.

Bahaya Dibalik Pinjam Uang Online yang Mudah Cair

Penutup


Mengambil pinjaman uang online bukanlah hal larangan, hanya saja Anda perlu memilih fintech yang telah terdaftar di OJK agar tidak merugikan Anda dikemudian hari.

Demikian beberapa tips pinjam uang online yang aman. Dan perlu diingat bahwa ketika Anda memutuskan untuk meminjam uang itu artinya Anda akan memiliki tanggung jawab untuk membayar, sehingga Anda perlu mempertimbangkan tingkat kemampuan Anda dalam membayar sebelum memutuskan untuk pinjam uang di penyedia pinjol.

Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Buka Komentar
Tutup Komentar
close