Skip to main content

Mengenal Virus Zika dan Gejala yang Ditimbulkan

Akhir – akhir ini banyak sekali pemberitaan menganai penyakit zika, begitu marak dan sedang hangat – hangatnya dibicarakan oleh berbagai media baik itu di Indonesia atau Internasional. Hal ini memang dikarenakan adanya penyebaran virus zika yang sedang banyak dialami oleh banyak orang terutama pada daerah Amerika latin yaitu negara Brazil dan juga negara Kolombia.

Adanya dampak dari virus zika memang disebut – sebut akan memberikan dampak yang cukup serius dan cukup memprihatikan terutama bagi kesehatan manusia. Dengan kondisi seperti ini seolah – olah menjadi suatu ancaman yang besar untuk dunia kesehatan. Karena saking masivnya bahkan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga harus membuat satgas khusus untuk mengatasi serangan virus zika ini.

Karena melihat begitu banyaknya reaksi dari serangan penyakit yang disebabkan karena virus zika, maka bagi kita juga patut untuk memahami mengenai virus zika itu seperti apa, bagaimana cara penyebarannya serta bagaimana bahayanya bagi kesehatan tubuh manusia. Oleh karena itu pada artikel kali ini akan membantu anda dalam memecahkan permasalahan tersebut.

Apa Itu Virus Zika?


Virus zika merupakan salah satu jenis virus berbahaya yang diakibatkan karena adanya gigitan nyamuk dan juga mampu mengakibatkan terjadinya bayi lahir dengan cacat dan kelainan pada ukuran kepala bayi. Ada tanda yang ditimbulkan apabila seseorang mengalami gejala dan pertanda bahwa orang tersebut terkena virus zika yaitu demam, timbulnya ruam, pusing, nyeri pada bagian sendi dan mata yang akan berubah merah atau konjungtivitis. Nyamuk Aedes memang disebut – sebut yang menjadi dalah satu satu penyebab virus zika dapat menyebar antar satu penderita ke penderita lainnya. Selain itu, virus zika adalah salah satu dan tergolong sejenis virus yang berasal dari family flaviviridae dan juga genus flavivirus karena kedua jenis nyamuk ini berasal dari nyamuk jenis aedes.

Virus zika bukanlah menjadi virus yang baru, dimana virus ini pertama kali telah ditemukan pada tahun 1947 pada monyet yang berada di hutan Zika, Urganda. Sebelumnya pula yakni pada tahun 2007 sudah ada 14 kasus Zika yang telah diketahui. Dimana wabah pertama sebanyak 49 kasus yang terjadi di pulau Yap di Mikronesia, dan mulai dari sana virus zika mulai menyebar di daerah lain. Pada bulan Mei 2015 telah terdeteksi virus zika di daerah Brazil. Dalam jangka satu tahun lebih dari 1 juta orang yang berada di Brazil telah terjangkit karena nyamuk – nyamuk mebawa virus zika dari orang satu ke orang lainnya seperti halnya penyakit malaria. Kemudian virus tersebut menyebar ke lebih dari 20 negeri yang ada di dunia. Jika dilihat secara sekilah, dampak dari penyakit zika akan lebih cenderung dan mirip dengan penyakit dengue dan chikungunga, selain itu masa berlangsungnya juga terjadi dalam beberapa hari bahkan hingga satu minggu.

Sehingga dengan adanya kondisi seperti itu, akan membuat para penderita yang sedang terinfeksi virus zika mengalami kondisi yang cukup membahayakan. Bagaimana tidak, beberapa dampak atau resiko yang dialami dan dirasakan seperti halnya adalah demam, nyeri pada bagian sendi dan timbulnya resiko – resiko lain tentu saja akan mengakibatkan bagi para penderita tidak dapat menjalankan aktivitas mereka sehari – hari.

Terutama adalah pada anak – anak , dengan adanya kondisi seperti itu tentu saja akan mengakibatkan setiap orang tua akan merasakan kekhawatiran dan terus – menerus dihantui dengan perasaan – perasaan yang membuatnya tidak tenang akan kesehatan anaknya. Oleh karena itu, sebaiknya anda juga harus mewaspadai setiap macam ancaman – ancaman penyakit dalam menjaga agar tubuh anda tetap sehat dan terbebas dari penyakit yang membahayakan anda.

Penyebab Virus Zika


Pada dasarnya penyakit zika atau demam zika disebabkan karena virus zika itu sendiri. Virus zika mampu disebarkan kepada manusia oleh nyamuk yang berspesies Aedes dan telah terinfeksi oleh jenis virus yang serupa. Sehingga nyamuk tersebut akan terinfeksi setelah si nyamuk menggigit para penderita yang telah menderita atau telah terinfeksi dengan virus yang sama. Setelah nyamuk menggigit para penderita, maka yang terjadi adalah nyamuk tersebut akan dapat aktif pada siang hari dan juga hidup serta berkembang biak baik itu di dalam atau di luar ruangan yang jaraknya dekat dengan manusia. Sama halnya pula dengan penyebaran virus lain, nyamuk yang telah terinfeksi virus zika akan lebih cenderung untuk menempati daerah – daerah atau tempat – tempat yang terdapat suatu genangan air dan suhu di daerah tersebut lembab.

Meskipun kasus tersebut jarang terjadi, namun akan tetapi adanya virus ini dapat berdampak besar bagi penderita yang mengalaminya, terutama adalah para wanita yang sedang hamil. Pada kasus – kasus tertentu, virus zika akan mampu ditransmisikan dari seorang ibu ke bayi yang berada di dalam kandungannya tersebut.

Sehingga dengan demikian, virus zika akan terus berkemungkinan mampu ditularkan dari ibu yang sedang hamil kepada janin yang dikandungnya. Bahkan bukan hanya itu, resiko lain yang juga dapat menyerang buah hati bila tidak terjadi ketika di dalam kandungan adalah virus zika akan mampu ditularkan ketika sedang menjalani proses persalinan. Dengan kata lain, muncul kemungkinan lain yang juga dapat terjadi yaitu ketika persalinan bagi seorang ibu hamil yang sedang terinfeksi virus zika akan berkemungkinan pula dapat menularkan virus yang ada di tubuhnya terhadap bayi yang baru saja ia lahirkan.

Gejala Virus Zika


Sama halnya dengan penyakit – penyakit lainnya, terjadinya penyakit zika juga disebabkan oleh virus yang sama yaitu virus zika itu sendiri dan tidak datang pula secara tiba – tiba dan menyebar langsung menjadi kondisi yang sangat memprihatinkan pada penderita yang mengalaminya. Tentunya akan ada gejala – gejala yang akan ditimbulkan dari penyakit zika.

Selain beberapa gejala yang sudah sekilas dijelaskan di atas, gejala lain yang dapat ditimbulkan dari seseorang yang mengalami penyakit zika atau terinfeksi virus zika diantaranya adalah muncul atau timbulnya rasa sakit kepala pada penderita, timbulnya nyeri pada bagian belakang daerah mata dan muncul kecenderungan merasa mudah sekali lelah yang dirasakan. Namun, timbulnya gejala umum ini, sifatnya yang ringan dan dapat berlangsung sekitar dalam waktu satu minggu.

Mengenal Virus Zika dan Gejala yang Ditimbulkan

Sementara itu, ketika berbicara mengenai masa – masa inkubasi dari gejal pada virus zika sampai saat  ini masih belum dapat diketahui secara pastinya. Namun kemungkinan berlangsungnya dari beberapa gejal di atas bisa mencapai 2 hingga 7 hari setelah korban atau penderita terkena infeksi atau berupa paparan virus zika. Sehingga artinya, apabila penderita setelah digigit oleh nyamuk zika dan mengalami beberapa dari gejala – gejala dia atas, maka kondisi seperti demikian perlu untuk diwaspadai dan tentunya harus segera didapatkan penanganan medis agar ada tindakan atau penanganan yang tepat pula yang di dapatkan. Sehingga dengan adanya pencegahan dini, kemungkinan – kemungkinan buruk dari penyakit yang berbahaya ini  akan mampu untuk dihindari.


Comment Policy: Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar dibawah. Komentar yang tidak memenuhi pedoman atau memuat unsur negatif tertentu tidak akan ditampilkan. Terimakasih 😃
Load Comments
Hide Comments
close