12 Contoh Jenis Tanaman Berakar Tunggang

Contoh jenis tumbuhan dengan akar tunggang sebenarnya banyak kita jumpai disekitar kita. Hanya saja mungkin kita belum menyadarinya. Dibawah ini saya ulas beberapa jenis tanaman yang memiliki akar tunggang.

Akar tunggang sendiri merupakan akar utama atau akar pokok yang berasal dari biji. Biji ini akan berkecambah dan membentuk akar lembaga yang kemudian tumbuh menjadi akar primer atau akar utama. Tumbuhan yang berkembang biak dengan biji, pasti memiliki akar tunggang. Jenis akar yang satu ini merupakan akar pada tumbuhan yang memiliki akar primer atau akar utama yang menghujam ke dalam tanah secara kokoh. Akar primer tersebut membesar dan memiliki cabang yang ukurannya berbeda jauh dari cabang akar.

Adapun fungsi akar pada tumbuhan pada umumnya baik akar tunggang maupun akar serabut adalah sebagai unsur utama dalam sistem transportasi pada tumbuhan, yaitu untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah.

Baca: Pengertian Akar Tunggang, Ciri-ciri, dan Contoh Akar Tunggang

Selain itu akar juga dapat memperkokoh tumbuhan. Ada fungsi tambahan yang dimiliki akar tunggang, yakni sebagai tempat menyimpan makanan. Jadi, pada dasarnya ubi, wortel, kentang dan semacamnya juga berakar tunggang, karena akarnya dapat menyimpan makanan. Akar pada tumbuhan berakar tunggang cenderung menyirip atau sejajar, tidak mempunyai tudung akar dan berkambium. Akar pada tumbuhan dikotil ini sangat kuat dan pada jenis tumbuhan tertentu bisa dijumpai terbentuknya akar cabang yang menyebar ke arah samping.

Jenis Tumbuhan Berakar Tunggang


1. Jambu biji
Pohon jambu biji merupakan pohon tropis, dengan batang bercabang-cabang. Daunnya tunggal dan menyirip berwarna hijau. Buahnya berdaging putih atau merah dan berbiji banyak. Pohon jambu biji memiliki tinggi sekitar 5 – 6 meter.

2. Pohon beringin
Pohon beringin berukutan besar dan tinggi dan bisa mencapai 15-20 meter. Batangnya besar dengan akar tunggang yang sangat kuat dan daun yang rimbun. Diameter batang pohon beringin bisa mencapai 2 m lebih dengan tinggi bisa mencapai 25 m. Pohon beringin dapat berkembang biak dengan biji dan memiliki akar gantung yang memiliki fungsi seperti fungsi akar bakau, yaitu sebagai alat pernapasan pada tumbuhan.

3. Pohon Asam
Pohon asam tumbuh besar dan tinggi. Bijinya sering dimanfaatkan sebagai bumbu atau obat. Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat. Pohon ini memiliki sistem perakaran akar tunggang dengan akar lembaga (Radicula) yang tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Pohon asam memiliki batang keras dan kuat yang disebut dengan batang berkayu. Bentuk batang bulat dan tegak dengan diameter mencapai 2 m. Kulit batang berwarna coklat keabu-abuan dan kasar.

4. Pohon jeruk
Pohon jeruk merupakan salah satu jenis perdu atau semak besar dengan ketinggian antara 2-15 m. Batang atau ranting berduri panjang tetapi tidak rapat. Daun merupakan daun tunggal berbentuk bulat berwarna hijau dengan tepi rata, permukaan licin dan agak berminyak. Jeruk dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-400 mdpl dengan suhu antara 25 °C – 30 °C.

5. Kayu Jati
Pohon jati dikenal sebagai pohon tangguh yang dapat hidup di tanah yang kering dan tandus. Warna batang coklat kuning hingga coklat kemerahan. Bentuk daun elips dengan ukuran 60-70 x 80-100 cm untuk pohon jati muda dan akan segera mengecil saat usia pohon semakin bertambah tua menjadi sekitar 15-20 cm. Semakin tua pohon jati akan memperlebar diameter batangnya. Pohon jati dapat hidup hingga ratusan tahun.

6. Kacang hijau
Akar kacang hijau berakar tunggang dengan cabang akar dan menjulur ke bawah permukaan tanah. Batang kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku serta berukuran kecil dengan bulu berwarna hijau kemerahan atau kecoklatan. Di setiap buku tumbuh satu tangkai daun. Kacang hijau tumbuh tegak hingga mencapai 1 m dan cabangnya menyebar ke semua arah.

7. Pohon Mangga
Batang pohon mangga merupakan batang berkayu dengan ketinggian batang bisa mencapai lebih dari 5 meter. Batang pohon mangga tegak dengan cabang-cabang yang kuat. Diameter batang utama bisa mencapai ukuran 10 meter. Kulit batang pohon mangga ini memiliki tekstur yang kasar serta cukup tebal. Warna batangnya biasanya coklat keabuan hingga hampir berwarna hitam. Akar pohon mangga adalah tunggang dengan ukuran panjang mencapai 6 meter ke bawah tanah.

8. Wortel
Walaupun kecil, wortel berakar tunggang dengan umbi yang dapat dimanfaatkan sebagai sayur karena mengandung vitamin yang baik untuk kesehatan. Batang tumbuhan wortel sangat pendek sehingga hampir tidak nampak. Batang berbentuk bulat, tidak berkayu, agak keras, dan berdiameter kecil (sekitar 1-1,5 cm). Pada umumnya batang berwarna hijau tua. Batang tumbuhan tidak bercabang, namun ditumbuhi oleh tangkai daun yang berukuran panjang, sehingga kelihatan seperti bercabang.

9. Pohon Rambutan
Pohon rambutan adalah pohon khas daerah tropis dengan bentuk buah yang khas, berwarna merah, berambut dan daging berwarna putih dan manis. Tumbuhan ini memiliki ketinggian 12-25 meter. Batang bulat atau tidak beratur, berwarna kecoklatan dan tidak rata, serta memiliki diameter 40-60 cm. Rambutan memiliki bagian-bagian daun majemuk dengan jumlah daun 5-9 helai, berbentuk bulat telur atau oval, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, berwarna hijau dan kuning jika terkena hama atau penyakit.

10. Kayu Mahoni

akar tunggang mahoni
Pohon Mahoni

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan tahunan dengan ketinggian mencapai 5-25 m, berakar tunggang, berbatang bulat, percabangan banyak, dan berkayu serta memiliki getah. Daun nya majemuk menyirip genap, jelaian daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkalnya runcing dan tulang daun nya menyirip.

11. Kelengkeng
Lengkeng termasuk tumbuhan tahunan yang berbatang keras. Pohon kelengkeng juga berbatang besar dan dapat tumbuh sangat tinggi. Batangnya berbentuk bulat dengan sistem percabangan simpodial, yaitu bercabang ke banyak dengan arah cabang mendatar dan rapat. Permukaan batangnya kasar dan berwarna coklat. Tumbuhan lengkeng berakar tunggang dan akar samping berjumlah banyak, panjang, dan kuat.

12. Pohon buah langsat
Sebagian dari akar Langsat menyebar hingga keluar ke atas permukaan tanah. Batangnya berwarna cokelat tua keputih-putihan. Pigmen putih pada batang ini disebabkan terjadinya proses penuaan pada kulit batang. Biasanya pigmen putih ini akan lepas dengan sendirinya jika telah mengalami pelapukan kulit. Cabang tumbuhan langsat menjulang ke atas. Biasanya terdapat 3-4 cabang dalam satu batang tumbuhan dan terdapat banyak dahan dan ranting yang ditumbuhi oleh daun. Dahan dan rantingnya menyebar ke segala arah sehingga menutupi struktur bagian atas pohon. Langsat berdaun jamak dan menyirip dengan satu dahan memilki 5-9 helai daun.
loading...
Artikeloka » Referensi artikel edukatif

Judul Artikel: 12 Contoh Jenis Tanaman Berakar Tunggang
Ditulis Oleh: Luki Hardian

Apabila Anda ingin republikasi artikel, dimohon dengan sangat kebersediaannya untuk menyertakan link yang mengarah ke laman artikel 12 Contoh Jenis Tanaman Berakar Tunggang ini.

Jika artikel yang Anda baca bermanfaat, silakan like/bagikan dengan teman Anda di sosial media dengan menggunakan tombol share dibawah.

0 Response to "12 Contoh Jenis Tanaman Berakar Tunggang"

Posting Komentar

close